Acara yg diadain di Liquid Bar Jogja dimulai sekitar jam 7 malam. Saya datang sedikit terlambat bersama dengan rombongan DOWN FOR LIFE dari Solo. Sempet menikmati dua lagu terakhir dari performer pertama SLEEPLESS ANGEL. Masih dgn formula chaotic southern rock ala Everytime I Die. Tp entah knp tidak ada yg spesial dari band ini. Apalagi klo dibanding waktu mereka maen di sebuah acara di Solo beberapa tahun lalu. But so far, cukup menghibur meskipun crowd tampaknya enggan berdiri dari tempat duduknya dan merangsek ke bibir panggung.
Setelah itu tampil DOWN FOR LIFE, band metal asal Solo. Tampaknya ampli Marshall yg dipake Imam agak sedikit trouble hingga sound gitarnya kurang ngangkat. Membawakan repertoar standar seperti show2 mereka sebelumnya, plus mengcover lagu KONTAMINASI dari GOT ME BLIND yg memang "wajib" dibawakan oleh masing band yang tampil. Crowd mulai sedikit memanas. Sudah ada bbrp orang yg tdk malu2 sekedar mengapresiasikan musik DFL di bibir panggung. Dan tentunya beberapa "Pasukan Babi Neraka" asal Solo yang memang datang ke acara tersebut.
Akhirnya tiba giliran ZOO, band experimental jazz yang memang saia penasaran untuk melihat secara langsung. Woww..dan saia pun takjub dengan komposisi musik yg mungkin kurang akrab di telinga awam (termasuk saia). Mereka juga mengaransemen salah satu lagu nasional (shit...i forgot the title..). Vokalis mereka tampak atraktif dan teatrikal tanpa kehilangan energi vokal yg memang mengingatkan saia kepada Mike Patton.
Sekarang saatnya grindcore act from Bandung RAJASINGA. Mereka tampil dgn muka dicoreng coreng warna merah. Dan tampaknya sedikit mabuk..hahahahahahaha...output soundnya pun cukup bagus. Thanx to Setyo yg malam itu menjadi soundman mereka selain juga menjadi soundman untuk DOWN FOR LIFE dan KOMUNAL.
Pasukan Perang Dari Rawa mulai menggeber komposisi southern metal/stoner ala Down dan Crowbar. Sedikit bermasalah pada sound bass yg kurang keluar dan gitar yg sempet trouble sebelum mereka beraksi. Semua repertoar berasal dari album terbaru mereka "Hitam Semesta" kecuali satu lagu dari album "Panorama" dan lagu dari GOT ME BLIND. Sebuah performa yg nampol. Menampar logika instan atas southern rock yg diamini anak muda sekarang (termasuk saia..huahahahahaha).
Sekarang saatnya yg punya hajat GOT ME BLIND. Tampil dgn personil baru tambahan di sektor gitar, membuat musik mereka menjadi lebih padat dan tentunya lebih metal (hehehehehehe.....). Malam itu Richie dan yg lainnya tampil atraktif seolah tak kenal lelah. Mantabbbb.....
It's time for one of the best death metal band in JOgja and (maybe) Indonesia DEATH VOMIT. Sempet terjadi trouble pada sound gitar yang samar2 dan bass drum yg sedikit bermasalah. Tetapi akhirnya dapat diatasi. Menggeber repertoar yang terdapat dalam album Prophecy dan tak lupa cover version dari Criminally Insane milik Slayer. Crowd tampak liar dan mengelu elukan mereka. Bahkan Revan dari Rajasinga dan Erdo Gordo manajer Komunal, tampak membaur dgn crowd. Hell yeahhh......!!
Sebagai penutup please welcome The Almighty BURGERKILL. Yeaaahhh....sekali lagi membuat saia takjub dgn aksi panggung dan juga "koreografi" nan rapi ala band2 metal luar negeri. Membuka show dgn cover lagu dari Puppen "Atur Aku". Crowd makin menggila dan sesekali ikut sing along bersama Vicky sang vokalis. Mereka juga membawakan sebuah lagu baru yang sangat kental pengaruh Chimaira, Machine Head, dan mmm...Soilwork (terutama pada vokal vicky ketika mencoba bernyanyi). Sakit Jiwa dijadikan lagu penutup yang mengundang koor. Meskipun tampaknya crowd sudah mulai kehabisan energi.
Dari segi lightning tampak mewah sekali, mengingat venue yg biasa dipake untuk dugem (bahkan mata saia kerap pedih dibuatnya....). Untuk sound sering terjadi trouble di sana sini. Crowdnya terlalu asik untuk sekedar duduk2 dan berdiri mematung (come on guys...it's a rock show). Overall, It's a show that i'll never forget.........YuuuKKkkk MMmaaaawwrriii